Kembangkan Keramba Apung di Danau Ranau, Perekonomian Warga Terdongkrak

SariAgri - Sudah sejak tahun 2012 sejumlah warga di Desa Kagungan, Kecamatan Lumbok Seminung, Kabupaten Lampung Barat memanfaatkan keberadaan Danau Ranau sebagai lokasi pembudidayaan beberapa jenis ikan air tawar.
Hal itu disampaikan Kepala Desa Kagungan Ali Rahman, Rabu (31/3). Menurut Ali, hingga kini sudah ada sekitar 450 keramba apung yang dikelola masyarakat. Keramba-keramba apung itu terlihat di sepanjang dermaga Danau Ranau.
https://perikanan.sariagri.id/68677/dihantam-gelombang-nelayan-di-ntt-hilang
Beberapa jenis ikan air tawar yang dibudidayakan disana antara lain ikan nila, ikan mas, dan ikan baung. Ikan-ikan itu bisa berkembangbiak dengan baik, karena kualitas air danau yang juga baik. Apalagi, pakan ikan jenis-jenis tadi tidaklah terlalu sulit didapat.
“Sekitar 80 persen penghasilan masyarakat disini dari perikanan keramba atau perikanan danau. Dari 2012 kami buat keramba percontohan dan didukung Dinas Perikanan Lampung Barat. Kini perekonomian warga sudah lumayan,” ungkap Ali.
Warga pun melakukan perawatan ikan secara mandiri, mulai dari pakan dan perbaikan keramba apung. Kini, total ikan yang dihasilkan sudah mencapai 450 ton per tahun. Warga pun rata-rata bisa mendapatkan penghasilan hingga Rp7-8 juta perbulan.
Kedepan, warga berharap pemerintah setempat bisa melihat potensi itu dan memberi bantuan modal untuk pengembangan usaha budidaya ikan air tawar disana.
Menurut Ali, warga juga meminta pemerintah membantu peternak ikan membuka jalur untuk pemasaran lebih luas, bahkan jika bisa melakukan ekspor langsung.
“Selama ini proses ekspor masih ikut pengusaha di Lampung Tengah,” pungkas Ali.

They posted on the same topic

Trackback URL : https://lanactor1.bravejournal.net/trackback/5451626

This post's comments feed